Soal Penilaian Harian Materi Teks Cerpen Kelas IX + Kunci Jawaban

 SOAL TEKS CERITA PENDEK

Potongan cerpen untuk soal nomor 1 – 2

Suaranya terdengar mendesis.Dan tepat di saat itu, terdengar deru kereta.Malam seperti rontok.Buyar.Seperti ada tangan memecah malam lewat terobosan makhluk berbadan besi memanjang yang kemudian berhenti tidak jauh dari tampat kami duduk.Besi yang agung dan anggun.Tidak lama kemudian, kereta kembali bergerak.Menjauh.Malam kembali utuh.(dikutip dari : Puthul E. A.,”Seekor bebek yang mati di pinggir kali)

1. Latar tempat dalam potongan cerpen tersebut . . . 

A. Terminal

B. Pinggir jalan

C. Stasiun

D. Pinggir rel


2. Latar waktu dalam potongan cerpen tersebut . . .

A. Pagi hari

B. Siang Hari

C. Sore hari

D. Malam hari


3. Latar suasana dalam potongan cerpen tersebut . . .

A. Sepi

B. Ramai

C. Sesak

D. Tenang


Kutipan cerpen berikut untuk untuk soal nomor 4-5.

Kini setelah dua tahun meninggalkan tanah kelahiranya, Nizam mulai merasakan suatu perubahan pada dirinya.Tepatnya sejak dia berkenalan dengan Ahmad, teman sekamarnya di asrama pelajar Gambak, Malaysia.Karena sekamar, mereka jadi sangat akrab.Dari situlah Nizam biasa melihat betapa sahabatnya yang berasal dari Pahang itu sangat alim dalam masalah agama.Ilmu dan wawasannya sangat luas.


4. Sudut pandang penulis pada kutipan cerpen di atas adalah . . .

A. Orang pertama pelaku utama

B. Orang pertama pelaku sampingan

C. Orang ketiga pelaku utama

D.  Orang ketiga serbatahu


5. Pernyataan yang sesuai dengan isi kutipan tersebut . . .

A. Tokoh Ahmad sudah dua tahun belajar agama

B. Tokoh Ahmad lebih pandai dari tokoh Nizam

C. Tokoh Ahmad mempunyai wawasan agama yang lebih luas

D. Tokoh Ahmad sudah sangat lama mengenal tokoh Nizam


6. Cermati kutipan cerpen berikut!

Ayahku tak pernah melupakan peristiwa itu sepanjang hidupnya. Dia masih terlalu hijau menyaksikan wajah kakek berubah menjadi sama mengerikannya dengan topeng kesayangannya.


Majas yang digunakan pada cerpen tersebut . . .

A. Simile

B. Metafora

C. Hiperbola

D. Personifikasi


Kutipan cerpen untuk soal nomor 7-10.

Aku dan bapak masih dalam perjalanan ke ladang ketika dari arah depan terdengar seseorang berteriak- teriak. “Mati aku!Mati aku!”Kami bergegas menuju suara tersebut.Kami menemukan Lik Timin nglesot di pematang.Tangannya memukul-mukul tanah.

“Kenapa, Min?” Tanya Bapak.

“Rusak!”Ia meraung. “Rusak Kang!”

“Apanya yang rusak?”Bapak mengejar.

“Jagung!Ludes!”

“Ludes?Jagungmu?”

“Jagung kita!”

“Kita?”

Tanpa menunggu Lik Timin mengiakan, Bapak melesat.Aku pontang panting menyusulnya, meninggalkan Lik Timin yang masih menelungkup di tanah. Sebentar kemudian kami sudah sampai di ladang


7. Tema kutipan cerpen tersebut . . .

A. Kesedihan akibat kerusakan lahan

C.  Kecemasan akan datanya bencanaKetakutan akan gagal panen

D. Kekhawatiran terhadap kondisi ladang


8. Latar kutipan cerpen di atas . . .

A. Sawah 

B. Kebun

C. Ladang

D. Hutan


9. Konflik dalam kutipan cerpen adalah . . .

A. Ladang jagung warga telah rusah

B. Ladang jagung warga gagal panen

C. Ladang jagung warga diterjang bencana

D. Ladang jagung warga dipanen orang lain


10. Hubungan antarunsur dalam kutipan cerpen . . .

A. Konflik memengaruhi tindakan tokoh

B. Konflik memengaruhi pemikiran tokoh

C. Latar waktu memengaruhi tindakan tokoh

D. Latar waktu memengaruhi pemikiran tokoh


Kutipan cerpen untuk soal nomor 11-12.

Lalu kabar-kabar mulai bersayap, menerbangkan hal-hal lain. Ada orang bilang kalau penjual itu adalah anak kandung Koh Su. Konon, Koh Su yang pendiam itu mempunyai seorang istri dan anak di kota lain. Anak inilah yang mewarisi keterampilan Koh Su dalam membuat nasi goring dan sekaligus mewarisi resep masakannya, terutama dalam meramu saus berwarna coklat itu.


11. Tokoh Koh Su dalam kutipan cerpen tersebut digambarkan sebagai . . .

A. Penyabar

B. Pendiam

C. Pemurung

D. Penyendiri


12. Watak tokoh Koh Su dalam kutipan cerpen dapat dibuktikan dari . . .

A. Penjelasan tokoh lain dalam cerita

B. Penjelasan dalam dialog tokoh Koh Su

C. Penjelasan melalui tindakan tokoh Koh Su

D. Penjelasan langsung oleh pengarang


Kedua kutipan cerpen untuk soal nomor 13 – 14.

Kutipan cerpen 1

Raysa adalah seorang gadis kota yang hidupnya serba kecukupan. Ayah Reysa seorang direktur perusahaan swasta Indonesia, maka dari itu Raysa tidak pernah merasa kekurangan, apapun yang diinginkan pasti dimanja.Raysa menjadi gadis pemalas, egois, dan selalu menghambur-hamburkan uang.


Kutipan cerpen 2

Kucoba menghidupkan pagi ini dengan sinar kemesraan dari balik rimbun pepohonan di kejauhan sana. Burung layang-layang bergerak cepat di atas pohon.Pagi ini cukup sejuk.Aku dapat merasakan lewat semilir angin pagi yang menembus pori-pori kulitku.Mereka tak perlu terburu-buru kembali ke sarang. Kurasa pohon-pohon pagi ini pun  masih basah karena samar-samar kudengar hujan turun semalam. Pasti lebat karena pendengaranku telah berkurang dari yang kumiliki dulu.


13. Kedua kutipan cerpen tersebut merupakan bagian dari . . .

A. Orientasi

B. Komplikasi

C. Resolusi  

D. Koda


14. Perbedaan penyajian kedua cerpen tersebut . . .

A.  Kutipan 1: Diawali pengenalan tokoh, Kutipan cerpen 2:  Diawali pengenalan latar tempat

B   Kutipan 1: Diawali pengenalan latar tempat, Kutipan cerpen 2: Diawali pengenalan konflik

C   Kutipan 1: Diawali pengenalan tokoh, Kutipan cerpen 2: Diawali pengenalan latar waktu

D   Kutipan 1: Diawali pengenalan konflik, Kutipan cerpen 2: Diawali pengenalan latar waktu


1 C, 2 D, 3 A, 4 D, 5 C, 6 B, 7 D, 8 C, 9 A, 10 A, 11 B, 12 D, 3 A, 14 C

komentar
Cancel

"Berkomentarlah dengan santun dan bermartabat."