Kumpulan Cerpen Terbaik Karangan Siswa | Menanti Sahabatku dari Surga

Menanti Sahabatku dari Surga merupakan buku kumpulan cerita pendek terbaik siswa yang ditulis oleh siswa-siswi MTs NW Boro'Tumbuh. Di dalam buku ini terdapat 25 buah cerita pendek pilihan.

Sebagian besar cerita-cerita dalam antologi Menanti Sahabatku dari Surga berkisah tentang kehidupan para remaja. Karena penulisnya sendiri adalah masih remaja maka mereka bereksplorasi tentang kehidupan mereka sendiri. Ada yang menulis berdasarkan kisah mereka sendiri ada pula yang berdasarkan imajinasi.


Terlepas dari semua itu sebetulnya siswa-siswi di sekolah memang memiliki kemampuan menulis. Kemampuan mereka mernulis tergantung dorongan dan pembiasaan dari guru mata pelajaran hahasa Indonesia khususnya. Karena pada mata pelajaran bahasa Indonesia sendiri sebagian besar materi menginginkan siswa bisa mengarang baik itu mengarang cerita maupun membuat teks-teks yang lain.

Alhasil, meski sebagai pemula namun mereka bisa mengungkapkan nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan remaja dengan bahasa yang cukup sederhana. Merupakan bentuk kreativitas yang sangat perlu diasah dan dikembangkan untuk mencapai seni sastra yang bernilai.

Inisiatif untuk membukukan karya-karya peserta didik ini bermula dari keperihatinan terhadap kertas-kertas tugas siswa yang berserakan di laci maupun di lemari kerja guru. Apabila para peserta didik mengumpulkan tugas mereka berupa puisi ataupun cerpen, biasanya naskah-naskah tersebut tidak disentuh lagi setelah diperiksa, dan kemudian hilang begitu saja. Belakangan hari, akhirnya terpikirlah bagaimana menyelamatkan naskah-naskah yang berserakan tersebut. Kemudian mulailah saya menyeleksi satu persatu. Yang dianggap layak dipisahkan satu sama lain. Yang tidak layak pun akan mendapatkan tempat tersendiri, yang penting tidak dibuang dulu. Siapa tau dibelakang hari akan dibutuhkan.

Untuk mendapatkan E-book buku ini Anda bisa melihat: Cara mendapatkan Kumpulan Cerpen Terbaik Karangan Siswa | Menanti Sahabatku di Surga

komentar
Cancel

"Berkomentarlah dengan santun dan bermartabat."